oleh

Dinilai tak Sesuai, DPRD Haltim Minta Pemprov Hentikan Proyek Jembatan Kali Get

LENTERA DPRD HALTIM – DPRD Halmahera Timur (Haltim) meminta agar proyek pembangunan jembatan Kali Geet segera dihentikan. Disinyalir proyek tersebut dibangun oleh Pemerintah Propinsi Maluku Utara itu tidak tepat sasaran. Demikian itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Haltim, Mursid Amalan pada Selasa, 5 November 2019.

Mursid mengatakan, jembatan penghubung wilayah perbatasan Kabupaten Haltim-Halteng ini tidak tepat sasaran lantaran dibangun di ruas jalan lama sehingga tidak sesuai dengan ruas jalan baru yang dibangun oleh Pemkab Haltim.

“Jarak antara jalan yang baru dengan jalan yang lama cukup lumayan jauh, maka kami minta kepada Pemerintah Propinsi untuk segera menghentikan proyek tersebut karena jembatan itu tidak akan digunakan oleh warga,” kata Mursid, di Kantor DPRD Haltim seperti dilansir dari cerminhalmahera.com pada Selasa, 5 November 2019.

Pembangunan jembatan yang dinilai tidak tepat sasaran itu, kata dia, adalah kesalahan dari Pemerintah Propinsi, karena tidak berkonsultasi dengan pemerintah daerah. “Seharusnya setiap proyek propinsi yang masuk ke kabupaten, koordinasikan dulu dengan pemda agar penempatan proyek tidak bermasalah,” tukasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Hasanudin Lajim, Ketua Badan Kehormatan DPRD Haltim. Menurut Hasanudin, proyek itu harus dihentikan sebelum anggaran proyek dipakai habis. “Akan mubajir, karena tidak akan difungsikan, kebetulan proyek itu baru dikerjakan jadi pemerintah propinsi harus segera dihentikan dan dialihkan ke jalan baru,” pintanya.

Selain tidak dapat difungsikan, keberadaan jembatan tersebut jaraknya tempuh dari Desa Sowoli sangat jauh, ketimbang jalan yang baru di bangun oleh Pemkab Haltim. “Kalu dari Desa Sowoli ke proyek jembatan jarak tempuhnya 7 kilo meter, sementara dari Sowoli menuju kali Get dengan akses jalan yang baru di bangun pemda hanya kurang lebih 4 kilo meter, ini artinya kita bisa irit sampai 3 kilo meter,” paparnya.

Proyek itu dikerjakan oleh CV. Urban Architect, dengan sumber anggaran melalui APBD Pemprov Malut 2019 senilai Rp. 3.950.869.000.

Rep: Ilham/Source:CH

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *