oleh

Komisi I DPRD Haltim Minta Dinas Pendidikan dan BLH Tuntaskan Sengketa Lahan SD Watan

LENTERA DPRD HALTIM — Sekertaris Komisi I, Anggota DPRD Haltim, Hasanuddin Najib menyatakan dirinya sudah berkunjung di lokasi Lahan yang disengketakan di Sekolah SD N Dusun Watan, Desa Miaf, Kecamatan Maba Tengah, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara.

Ia mengatakan, pembebasan lahan untuk pembangunan Sekola SD N Dusun Watan Ini harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pertanahan serta dinas terkait agar secepatnya diselesaikan dengan cara mediasi.

Hasanuddin di ruangan Komisi I, Senin 18 Novembar 2019 tadi menyatakan, proggram yang sifatnya Fisik, Dinas Pendidikan suda harus kordinasi intes dengan Dinas BLH terkait lahan sehingga tidak terjadi sengketa ketika proses pembangunan itu berjalan.

Lanjut dia, bahwa Dinas Pendidikan Dan BLH harus sering melakukan monitoring karena bila terjadi klem lahan di lapangan lalu tidak dibijaki secara cepat, maka akan memperlambat proses pembangunan. Selain itu, berimplikasi pada Proses belajar mengajar. “Hal ini benar terjadi di Sekolah SD N Dusun Watan ketika kami berkunjug ke lokasi sengketa lahan SD N Dusun Watan,” ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa ketika pihaknya berkunjung, masyarakat setempat melakukan aksi unjuk rasa di lokasi sengketa lahan. “Secara psikologi, ini berpengaruh pada anakdidik,” katanya.

“Kami DPRD Halmahera Timur terutama Kami di Komisi I meminta kepad dinas Pendidikan dan Dinas BLH dapat menyelesaikan sengketa lahan tersebut dengan segera,” tegasnya.

Rep: Ilham/Red:Jun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *